Wednesday, February 09, 2011

Zikir..

Bismillahirrohmanirrohim..

Assalamu’alaikum anakku..

Ummi keletihan hari ni.Time macam ni perlukan makanan rohani untuk bina kekuatan (refresh energy) tenaga.Terlintas ummi pasal zikruallah.

Meringankan Bebanan Kerja-kerja Rumah Dengan Zikir
http://fiqh-sunnah.blogspot.com/

Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin al-Mutsanna] dan [Muhammad bin Basysyar] - lafazh ini milik Ibnu Mutsanna keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja’far] Telah menceritakan kepada kami [Syu’bah] dari [al-Hakam] dia berkata; Aku mendengar [Ibnu Abu Laila] Telah menceritakan kepada kami [Ali]:

Bahwasanya Fatimah merasa sakit tangannya kerana menumbuk tepung dan ketika itu ada seorang pelayan yang menawarkan dirinya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Fatimah datang menemui Rasulullah untuk meminta seorang pembantu. Tetapi ia tidak berjaya menemui Rasulullah dan hanya bertemu dengan ‘Aisyah. Kemudian Fatimah menyampaikan pesanan kepada ‘Aisyah untuk disampaikan kepada Rasulullah. Ketika Rasulullah tiba di rumah, ‘Aisyah pun memberitahu beliau tentang kedatangan Fatimah.

Ali bin Abu Thalib berkata; “Lalu Rasulullah pergi ke rumah kami ketika kami sedang baring hendak tidur. Maka kami segera bangun, tetapi beliau mencegahnya lalu berkata: ‘Tetaplah di tempat kamu! ‘ Kemudian Rasulullah duduk di antara kami sehingga aku merasakan dinginnya telapak kaki beliau yang menyentuh dada-ku. Setelah itu, Rasulullah bersabda: ‘Inginkah kamu berdua aku ajarkan sesuatu yang lebih baik daripada apa yang kamu minta? Apabila kamu baring hendak tidur, maka bacalah takbir (Allahu Akbar) tiga puluh empat kali, tasbih (Subhanallah) tiga puluh tiga kali, dan tahmid (Alhamdulillah) tiga puluh tiga kali. Sesungguhnya yang demikian itu lebih baik bagi kamu daripada seorang pembantu.’

Telah menceritakannya kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] Telah menceritakan kepada kami [Waki’] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Mu’adz] Telah menceritakan kepada kami [Bapakku] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, Telah menceritakan kepada kami [Ibnu al-Mutsanna] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Adi] seluruhnya dari [Syu’bah] melalui sanad ini. Di dalam Hadits Mu’adz dengan menggunakan kalimat; Apabila ‘kamu baring hendak tidur di malam hari.’ Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin Uyainah] dari [Ubaidullah bin Abu Yazid] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abu laila] dari [Ali bin Abu Thalib] Demikian juga diriwayatkan dari jalur lainnya, dan telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair] dan [Ubaid bin Ya’isy] dari [Abdullah bin Numair] Telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] dari [Atha bin Abu Rabah] dari [Mujahid] dari [Ibnu Abu Laila] dari [Ali] dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang sama dengan Hadits Al Hakam dari Ibnu Abu Laila. Di dalamnya ada tambahan,

Ali berkata; ‘Aku tidak pernah meninggalkan bacaan tersebut semenjak aku mendengarnya dari Rasulullah.’ Seseorang bertanya kepadanya; ‘Wahai Ali, adakah kamu juga tidak meninggalkan doa ini pada malam perang Shiffin? ‘Ali menjawab; ‘Ya. Aku tidak pernah meninggalkan bacaan ini pada malam perang Shiffin sekalipun.’ Sedangkan di dalam Hadits Atha dari Mujahid dari Ibnu Abu Laila dia berkata; aku bertanya kepada Ali; ‘Apakah kamu juga tidak meninggalkan doa ini pada malam perang Shiffin?’

Rujukan: Shohih Muslim, 13/259, Kitab: adz-Dzikr wad-Du’a wat-Taubati wal-Istighfar, Bab: Tasbih di Ketika Awal Siang dan Hendak Tidur, no. 4906. Maktabah Syamilah.

Dicatat oleh Nawawi Bin Subandi

Salam sayang ummi..


Monday, February 07, 2011

Urusan yang lebih daruriyyat

Bismillahirrohmanirrohim....

Anakku..sayang..ummi menulis lagi khas buat tatapanmu nanti dikemudian hari. kerja ummi banyak sangat sayang.Doakan ummi kuat yer untuk menghadapi ujian dan tugasan ummi ini.

Sayangku..setia ummi tetap untukmu.Pengharapan ummi agar kamu akan hadir dalam hidup ummi tetap utuh.sabarla sayang jika hadirnya kamu di muka bumi untuk menyinarkan cahaya dalam ummah anakku.hadirlah sayang.Namun jika sebaliknya,ummi berdoa agar anakku berlama la di alam sana lagi.Ummi mahu kamu anakku benar2 bersedia dengan perjanjian kamu dengan Allah sebagai khalifah. Tugas manusia sayang penuh dengan tanggungjawab ,ummi juga sedang berusaha dan masih belajar.ummi perlu banyak dan istiqamah menuntut ilmu..

Sayang...doakan ummi Berjaya membayar hutang ummi yer..anakku..serta dapat berbakti pada orang tua ummi.Ummi mahu mati syahid ...namun tuntutan “hutang” dan “berbakti dengan ibu bapa”merupakan priority(daruriyyat) syahid buat ummi masa kini. jika ibu tidak pandai membezakan daruriyat,hajiyat dan tahsiniyyat anakku mungkin ummi akan akan gagal dalam kehidupan ummi ini.

Dengar yer sayang..sabda Nabi:

“Bagi orang yang mati syahid akan diampuni dosa-dosanya kecuali hutang (Sahih:diriwayatoleh Muslim (6/34) dan Ahmad (2/20), dinukil dari Muhammad Nashiruddin al-Albani,Islam Mengetas Kemiskinan,Tujuan Kritis,Analisis Tentang Hadith Ekonomi,pustaka Azzam,2002,ms 75)

Dari Muhammad binAbdullah bin Tahsy,ia berkata, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam sedang duduk ketika jenazah (para syuhada’) diletakkan ( di liang lahad).Lalu, baginda mengangkat kepalanya ke langit kemudian menundukkan pandangan dan meletakkan tangannya di atas dahinya seraya mengatakan :’Subhanallah,subhanallah!Betapa telah diturunkan hukum yang memberatkan!’

Abdullah berkata, Kami lalu mengetahui dan terdiam.Sampai esok harinya aku bertanya pada Rasulullah dan mengatakan:”Apakah pemberatan yang telah diturunkan?”

Baginda bersabda”Tentang hutang. Demi Tuhan yang jiwaku berada ditanganNya, kalau seandainya seseorang terbunuh di jalan Allah,kemudian hidup lagi dan terbunuh lagi,kemudian hidup lagi dan terbunuh lagi,kemudian hidup lagi dan terbunuh lagi sedangkan ada tanggungan hutang padanya maka dia tidak akan masuk syurga sampai dia melunasi hutangnya(Hasan:Hadith riwayat an-Nasaa’i (VII/314-315),at-Thabarani dalam al-Ausath (IV/128),al Hakim dan disahihkannya serta disepakati oleh adz-Zdahabi(II/25).Ianya dinilai hasan oleh al-Albani.

Anakku,ummi perlu berbakti pada ibu ummi sayang.Sayang tak guna ummi mengejar syahid sekiranya urusan orang tua ummi masih tergantung.Namun ummi juga hanya boleh bantu sekadar RM100 sebulan untuk membayarkan bil telefon serta streamyz yang ummi mohon dahulu.Walaupun zakat hanya membantu keluarga dengan barangan makanan asasi seperti beras,gula,minyak dan ect yang berjumlah RM70 tapi tak cukup sayang..Ummi juga pening macam mana ibu ummi menguruskan kewangan di rumah yang hanya dibantu RM200 oleh seorang kakak yang kerja nurse(dah berumahtangga) dan seorang kakak yang berkerja dan belum berumahtangga untuk menguruskan kewangan dan belanja rumah..Pening ummi ..sayangku..doakan juga nenek kamu ya anakku semoga dipermudahkan urusan.Umurnya sudah lanjut .Sudah menjangkau 58 tahun sayang.Namun masih menguruskan 2 adik ummi.Soleh dan Zahid.Sungguh susah kehidupan nenek kamu tanpa bantuan suami disisi....

Moga dengan segala kesukaran ini menjadikan ummi seorang yang taat..dan berbakti pada orang tua...Sia-sia sahaja kehidupan ummi jika urusan orang tua ummi abaikan...Doakan ummi success dalam pembelajaran ummi ini..dan Berjaya sebagai seorang “khalifah”

“Dan kami wajibkan manusia(berbuat) kebaikan kepada kedua orang ibu bapanya............Hanya kepada Kulah kembalimu,lalu aku khabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”( 29,al-ankabut:8).

“And we have enjoined on man to be good and dutiful to his parents(29:8)

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapanya,ibunya telah mengandungkannya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam 2 tahun.Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapamu,hanya kepadaKulah kembalimu.31,Luqman:14

“And We have enjoined on man (to be dutiful and good) to his parents.His mother bore him in weakness and hardship upon weakness and hardship, and his weaning is in two years-give thanks to Me and to your parents” (31:14)

Anakku..

Moga satu hari nanti kamu hadir...

Yang merinduimu....ummi lisa

Saturday, February 05, 2011

Tugasan amanah kamu

Anakku...

Bertemu lagi kita,ummi sayang kamu anakku..

Banyak betul tugasan ummi,hari ini ummi perlu membaca nota dan menyelesaikan tugasan yang telah diberikan oleh pensyarah .Ummi tahu tugas ini memerlukan ummi menjadi sabar dan kuat.doakan ummi yer anakku...sebagaimana ummi sabar menanti kelahiranmu..serta kewujudan mu di alam Fana ini.Doa ummi tak pernah putus2 moga keputusan ummi boleh mumtaz(cemerlang) dan jiddan((sangat) .Ummi berdoa moga keputusan ummi pada kali ini akan tinggi dan akhir semester nanti ummi dapat kelas pertama.Jadi pinjaman ini akan jadi biasiswa anakku..doakan ummi Berjaya ya..

Nanti kurangla beban hutang ummi sikit bila pinjaman Mara menjadi biasiawa.Moga ummi kuat.Ummi sudah kira jika ummi kekal dan majukan cket prestasi ummi.Ummi boleh dapat first class dgn izin Allah dipengakhiran pembelajaran ummi ini..Sayang..kamu juga nanti jangan malas ya..rajin dan sabar menuntut ilmu..sesungguhnya Allah meninggikan darjat seseorang dengan ilmu .Ummi juga sedang meneruskan hafazan ummi..harapan ummi biarla terang lagi faqih minda ummi ni...agar senang mencerap ilmu..ameen..

Sayang...ummi akan balik esok.Tinggalla ibu ummi,nekda kamu di sini.Kamu juga sayang ingatkan ummi ya agar sentiasa menuntut ilmu dan bertakwa kepada Allah dan berkata dengan perkataan yang tepat lagi benar..

“wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan katakanlah perkataan yang tepat lagi benar”(Al-Ahzab 33:70)

Ummi sayang kamu....

Anakku

Bismillahirrohmanirrohim.......

Anakku...ummi minta maaf ummi masih tidak dapat mencari abi lagi...dua,tiga hari ini ummi kesedihan yang amat sangat.Mana tak nyer ummi melihat foto-foto sahabat sahabat ummi yang bahagia di sisi abi-abi mereka..

Maafkan ummi anakku...ummi usap perut ummi..sambil berdoa dan sambil memujuk hati ummi..
semuanya adalah ujian Allah buat ummi agar ummi sentiasa hampir dan dekat pada Nya..
"takdir Allah dan apa yang Allah kehendaki pasti terjadi".

Anakku,,walaupun kamu masih belum hadir, masih juga tidak wujud walau sekelumut pun dalam rahim ummi..namun ummi sudah mula berdoa...di malam hari ..di saat sunyi ummi menangis sambil berdoa pada Illahi..moga -moga ummi juga diberikan nikmat dan rezeki untuk berumahtangga seperti sahabat-sahabat ummi yang lain..ummi tumpang gembira bila membaca dan mengetahui perkembangan mereka..semuanya sudah memiliki anak-anak yang comel dan insyaAllah beriman dan dilindungi Allah memandangkan ayah mereka ummi kenal sebagai seorang yang beragama dan beramal soleh serta tidak pernah jemu menulis untuk berbakti pada masyarakat dalam pencerahan dan penjelasan ilmiah.alhamdulillah...syukur juga kerana mereka ini memang sangat pemurah serta banyak bersedekah dan membuat infak.Ummi ingat lagi ,ummi boleh dapat buku seorang penulis ni dgn harga RM5 sahaja sedangkan buku itu tertera harga RM12 dan jika harganya RM20 ke atas,ummi boleh dapat dgn harganya RM10 je...best betul ummi,maklum la masa tu tengah student..sekarang pun masih student..bila dapat buku memang ummi suka sangat..Moga Allah tambah keberkatan kepada mereka yang tetap istiqamah dalam penulisan.Ameen..

Ummi tengah-tengah cuti ni,rajin ummi mencari-cari balik sahabat-sahabat ummi dan dalam ummi cari2 ummi jumpa blog murrabi ummi dulu kak Anfaal.Kesemua anaknya sudah besar-besar anakku..hm..anaknya yang sorang ni sampai tertidur2 masa menghafal al-quran.terbayang wajah sorang-sorang dalam minda ummi dan alhamdulillah..keperibadian mereka yang indah dan persahabatan yang ikhlas mendorong ummi untuk sama-sama berjuang berusaha untuk menjadi insan yang dikasihani dan dirahmati Allahswt..

Annakku...ummi harap ummi masih tidak terlewat untuk menyambung cita2 ummi semula untuk menjadi para huffaz yang dikasihani Allah.Hari ini ummi berusaha menghafal ayat al-Baqarah 1-10.Bila ummi rehat ummi akan mengulang ayat ini beberapa kali.Harapan ummi anakku,agar ummi diberi kekuatan untuk menghafal 5 ayat seterusnyapada esok hari menjadikan 15 ayat kesemuanya.Semoga usaha kecil ummi ini dapat keberkatan dan semoga ummi dapat istiqamah dan bersabar dengan jadual belajar dan jadual hafazan ummi yang baru ummi rancang pada hari ini..Semuanya atas usaha ummi sendiri agar satu hari nanti ummi bakal mendapat cahaya mata yang mempunyai keazaman yang kuat pada agama seperti umminya..

Alhamdullillah cuti pada kali ini membawa rahmat dan mendekatkan ummi lagi pada akhirat..Hari ini ummi membaca journal 'merangka belanjawan dari perspektif Islam' penulisan Shabnam Mokhtar.Kesimpulan yang ummi dapat, ummi perlu tahu keperluan yang berbeza2 mengikut keperluan .yang mana satu al-daruriyat :perkara mutlak yang diperlukan untuk kehidupan manusia(survival),al hajiyyat:perkara yang apabila ianya tiada maka kehidupan manusia akan menjadi susah(avoid hardship) dan al-tahsiniyyat:perkara pelengkap yg menjadi hiasan tambahan didlmkehidupan(provide comfort)..tingkat utama nya untuk memelihara agama,jiwa,keturunan, akal dan harta benda(Maqasid al-shariah)

Ummi bagi contoh ya anakku,bagi senang faham.. bab nikah perkara daruriyah kerana ia akan meneruskan keturunan dan memelihara diri dari maksiat.Mengada kenduri adalah perkara hajiyat manakala pakaian pengantin yang indah merupakan perkara tahsiniyat..Disini ramai pasangan dan ibubapa tersalah memberi keutamaan.Tahsiniyat terlebih diberi keutamaan daripada daruriyat.jadi ramai yg menangguh pernikahan(daruriyat)kerana mengumpul wang dan hantaran dan pakaian pengantin (tahsiniyat).

Anakku...
ummi terdorong kembali untuk melihat budget ummi seharian .bagaimana ummi berbelanja dan bagaimana ummi perlu merancang kewangan ummi untuk membayar PTPTN serta terbaru tajaan MARA yang ummi perolehi setiap bulan untuk pengajian ummi kini..
Doakan ummi ya anakku..

Anakku..
Ummi keseorangan sayang.temani ummi ya...ummi bergantung pada Allah dan kini ummi mengharapkan seseorang yang akan hadir untuk membimbing ummi.Ummi lemah anakku..ummi takde tempat bergantung.Ummi seorang yang miskin.Siapalah yang mahu kan ummi(ummi tgh menangis ni).Moga airmata ummi ini dapat menghapuskan dosa dan melapangkan kesemua urusan ummi.Ummi tahu ummi perlu kuat,perjalanan setiap seorang berbeza dan ummi bersyukur.....setelah lama...ummi pergi bermujahadah,ummi kembali mendekatkan diri padaNya..Alhamdulillah..

Sayangku...andai suatu hari nanti kamu lahir dalam perut rahim ummi ini..Nasihat ummi berbaktilah pada agama anakku.Sayangilah ummi dan abi mu,sayangi juga saudara terdekatmu..ummi berharap kamu nanti seorang yang berakhlak mulia.Ummi juga sedang berusaha sayang ..mendidik diri dan hati ini untuk dekat pada Allah.Ummi harap juga kamu nanti seorang yang suka bersedekah dan memberi infak.Ummi telah di didik oleh Allah dengan kemiskinan anakku,ummi harap kamu pula akan menjadi seorang yang pemberi dan bukan seorang yang sering dan asyik menerima seperti ummi.Saling berbaik dengan semua orang dan salingla bertukar hadiah anakku,moga kamu nanti dapat menjalinkan hubungan yang baik dengan orang lain..

Akhir kalam ummi....doakan ummi sayang moga ummi akan memahami agama Islam dgn lebih dalam dan sentiasa dekat dgn al-Quran sampai pengakhiran umur ummi.Sentiasa ,ingat,rindu dan kasih pada Rasuluallah..

Thursday, February 03, 2011

Sebaik2 wanita





Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

الدُّÙ†ْÙŠَا Ù…َتَاعٌ ÙˆَØ®َÙŠْرُ Ù…َتَاعِ الدُّÙ†ْÙŠَا الْÙ…َرْØ£َØ©ُ الصَّالِØ­َØ©ُ


“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita/istri shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)
...
ALHAMDULILLAH..

Wednesday, February 02, 2011

Pertemukan ku jodoh yang baik


Pertemukan ku Ya Allah dengan suami yang baik, yang meminang dan menikahiku kemudian yang menjadi temanku di dunia dan di akhirat.
Ameen..

Jadikan daku wanita solehah yang disayangi Allah..

Ciri Ciri Suami Pilihan

Ditulis oleh Kapten Hafiz Firdaus Abdullah
Wednesday, 19 January 2011

Apakah ciri-ciri yang patut dicari dan dipertimbangkan oleh seorang wanita apabila dia ingin memilih calon suami? Berikut disenaraikan ciri-ciri yang penting, berdasarkan turutan kepentingannya.

Pertama: Agama.

Ciri pertama yang mesti diperhatikan ialah agama calon suami. Pastikan suami seorang muslim. Jika dia seorang bukan muslim, jemputlah dia ke arah agama Islam. Pastikan sebab utama dia memeluk Islam ialah kerana sayangkan Allah dan Rasulullah, bukan kerana sayangkan anda.

Jika calon memang beragama Islam, maka langkah seterusnya ialah memerhatikan tahap keislamannya. Kita tidak mahu Islam yang biasa-biasa, tetapi muslim yang berilmu, beriman dan beramal shalih.

Di sini calon suami bukanlah semestinya seorang ustaz berkelulusan jurusan agama. Akan tetapi dia hendaklah orang yang menaruh minat kepada Islam, berusaha untuk mendalami ilmu-ilmunya, rajin mengerjakan amal shalih dan menjauhi perkara mungkar. Ini penting kerana suami dipertanggungjawabkan untuk memelihara dirinya dan rumahtangganya dari api neraka. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari neraka.” [al-Tahrim 66:06]

Perkara penting untuk turut diperhatikan, jangan hanya harap suami memiliki nilai agama yang bagus. Anda juga sebagai isteri mesti memiliki nilai agama yang baik agar dapat memainkan peranan sebagai isteri yang berilmu, beriman dan beramal shalih. Tidak dilupakan, sebagai isteri yang dapat menasihati dan membetulkan suami. Ini kerana kaum muslimin (lelaki) dan muslimat (perempuan) sebenarnya saling membantu antara satu sama lain:

Dan orang-orang lelaki yang beriman dan orang-orang perempuan yang beriman, sebahagiannya menjadi penolong bagi sebahagian yang lain; mereka menyuruh berbuat kebaikan dan melarang daripada berbuat kejahatan dan mereka mendirikan sembahyang dan memberi zakat, serta taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana. [al-Taubah 9:71]

Kedua: Keluarga.

Ciri kedua yang perlu diperhatikan ialah sikap calon suami kepada keluarganya, khasnya ibubapanya. Ini kerana Islam amat menekankan seorang anak untuk berbuat baik kepada ibubapanya. Rasulullah bersabda: “Keredhaan Allah terletak pada keredhaan ibubapa manakala kemurkaan Allah terletak pada kemurkaan ibubapa.” [Shahih Sunan al-Tirmizi, no: 1899]

Maka calon suami itu jika dia memiliki kefahaman agama yang baik akan memastikan ibubapanya redha dan senang menerima anda sebagai bakal menantu. Jika tidak, dia akan bercakap dengan penuh hikmah dan hormat bagi menyakinkan ibubapanya menerima anda sebagai bakal menantu. Dia tidak akan membelakangkan ibubapanya kerana anda, dia tidak akan menderhakai ibubapanya kepada anda. Calon suami hendaklah pandai memainkan peranannya di jalan pertengahan di antara ibubapanya dan anda sebagai bakal isterinya.

Di antara ayah dan ibu, seorang anak hendaklah mengutamakan ibunya berdasarkan sabda Rasulullah: “Sesungguhnya syurga terletak di bawah tapak kakinya (ibu).” [Shahih Sunan al-Nasa’e, no: 3104] Justeru perhatikan bagaimana layanan calon suami terhadap ibunya kerana ia memiliki kaitan yang amat kuat dengan bagaimana dia bakal melayan anda sebagai isteri. Seorang anak lelaki yang melayan ibunya dengan penuh keprihatinan besar kemungkinan akan melayan bakal isterinya dengan penuh keprihatinan juga. Seorang anak lelaki yang mengabaikan ibunya besar kemungkinan akan mengabaikan isterinya juga.

Ketiga: Ciri Kepimpinan.

Lelaki – yakni suami – ialah pemimpin dalam sebuah institusi keluarga. Allah menyatakan tanggungjawab ini: “Kaum lelaki itu adalah pemimpin dan pengawal yang bertanggungjawab terhadap kaum perempuan.” [al-Nisa’ 4:36]

Maka hendaklah anda memerhatikan ciri-ciri kepimpinan calon suami anda. Berikan dia satu senario dan perhatikan bagaimana dia membuat keputusan. Berikan dia satu permasalahan dan perhatikan bagaimana dia menyelesaikannya. Berikan dia satu perancangan dan perhatikan bagaimana dia mengaturnya. Berikan dia satu amanah dan perhatikan bagaimana dia bertanggungjawab ke atasnya.

Berkenaan ciri kepimpnan ini, hendalah diketahui bahawa kebanyakan lelaki masa kini ketandusan ciri kepimpinan. Ini kerana kebanyakan ibubapa mendidik anak lelaki dengan cara membiarkan mereka bermain di luar rumah sesuka hati manakala anak perempuan dididik sikap tanggungjawab menguruskan adik-adik dan pelbagai urusan lain. Hasilnya, kebanyakan wanita bersikap dewasa dan bertanggungjawab manakala kebanyakan lelaki bersikap “sesuka hati” dan tidak memiliki hala tuju yang tertentu.

Berpijak atas sejarah pendidikan ini, maka janganlah mengharapkan calon suami memiliki ciri kepimpinan yang baik. Boleh dijangkakan dia lemah dalam bab ini, maka anda boleh memainkan peranan menyedarkannya dari tidur yang lena. Berikan dia masa dan ruang untuk meningkatkan ciri kepimpinannya.

Keempat: Kewangan.

Suami bertanggungjawab ke atas kewangan (nafkah) isterinya. Rasulullah mengingatkan para suami: “Bertaqwalah kepada Allah berkenaan isteri-isteri kalian….mereka memiliki hak di atas kamu, iaitu nafkah dan pakaian pada kadar yang berpatutan.” [Shahih Muslim, no: 2137]

Perlu dibezakan, tanggungjawab kewangan suami ke atas isteri bukanlah bererti suami mesti kaya. Tidak ada manfaat memiliki suami yang kaya tetapi kedekut, suami yang berharta tetapi tidak memberi nafkah, suami yang berstatus tinggi tetapi masih meminta duit isteri. Akan tetapi yang penting lagi bermanfaat ialah suami yang sedar tanggungjawabnya untuk memberi nafkah kepada isteri pada kadar yang dia mampu.

Perlu juga ditekankan, suami tetap wajib memberi nafkah kepada isteri sekalipun isteri memiliki harta atau pendapatan sendiri. Suami tidak boleh mengabaikan tanggungjawabnya memberi nafkah kepada isteri yang kaya atau berpendapatan, juga tidak boleh memaksa isteri mengeluarkan belanja untuk menampung kewangan keluarga. Isteri dibolehkan mengeluarkan belanja atas pilihan dirinya secara rela, bukan paksaan.

Kelima: Akhlaknya.

Ciri kelima yang tidak kurang penting ialah akhlak calon suami. Rasulullah menekankan: “Sesungguhnya tidaklah sikap santun terdapat pada sesuatu melainkan ia menghiasinya dan tidaklah ia (sikap santun) tercabut dari sesuatu melainkan ia memburukkannya.” [Shahih Muslim, no: 2594]

Cara penampilan, kekemasan pakaian, arah pandangan, bahasa percakapan, kesungguhan mendengar, kejujuran mengaku salah, rendah diri menerima teguran, sabar terhadap apa yang tidak diingini, tenang dalam suasana marah, senyum dalam suasana tenang dan tegas dalam suasana dizalimi, semuanya adalah akhlak mulia yang perlu diperhatikan.

Jangan sekadar memerhatikan akhlak calon suami kepada anda kerana lazimnya ia mestilah baik. Akan tetapi perhatikan akhlak dia kepada orang lain seperti ahli keluarga, rakan kerja, peniaga buah dan pelayan restoran. Dengan cara ini anda dapat bezakan sama ada akhlak baik yang ditunjukkan calon suami kepada anda adalah tulen atau pura-pura.


Tuesday, February 01, 2011

Lisa sayang Allah...


Bismillahirrohmanirrohim...

Allah...bimbingla lisa...lisa lemah..
andai lisa salah...cepat2 ingatkan lisa..
lisa ingin jadi wanita solehah..
moga hati lisa untuk Allah..
moga cinta lisa untuk rasuluallah..

lisa sayang Allah..

Tuesday, January 04, 2011

Balik semula ke hostel

Bismillahirrohmanirrohim..

Ana akan register 7hb ni.lagi 2 hari je ada kat rumah.Class akan bermula hari isnin.result exam pula akan diumumkan ahad ni.

Semalam ana langgar pintu gate masa nak kuar kan keta dari gate rumah..huhu kerugian dianggarkan RM4oo. Hm...kena ganti balik coz keta adik..pinjam .ke3 nak mahirkan diri bw keta coz nanti nak jpj exam...camne ni xmaster lg bw keta.redha je la...rasa mcm nak tambah jam belajar je lg 2 ,3 jam ke....hu2 duit lagi..

huhu...then hari ni sahabat maya ana juga akan balik ke hostel semula..
ya...akie yang bg ana salam akidah tu..
terkilan coz ana mahu ta'aruf ngan akie ni..
cuma katanya tak perlu...

hi3..xpe la janji sahabat ana ni happy..
.............
ana sayang persahabatan kita..
ukhwah ..berpanjangan..
mungkin ade hikmah dan baik nyer ana tak mengenali peribadi akie ni..

tapi sampai mati..ana xkan lupa nasihat dan salam perkenalan kami....

"Ukhtie ...nasinat ana jaga akidah ukhtie ya"....

Ya...ya...ya...ana ingat ..
syukran..Allah..
ana musleem...

Monday, January 03, 2011

Syukran

Bismillahirrohmanirrohim.

ana akan ingat...

Lain syakartum lazidannakum
Jika kamu bersyukur akan akun tambahkan nikmat..

Sunday, January 02, 2011

Alhamdulillah

Bismillahirrohmanirrohim....
Segala puji hanya bagi Allah subhanawataala.

Alhamdulillah...
ana musleem...

Allahumma inni as aluka 'ilman nafi'a,
wa rizqantayyiba,
wa a'amalan mutaqabbala

Ya Allah,sesungguhnya aku memohon kepadaMu
ilmu yang bermanfaat,
rezeki yang halal,
dan amalan yang berterusan.

Di rundum kesedihan

Bismillahirrohmanirrohim...

Beberapa hari ni ana dirundum kesedihan yang amat sangat..sehingga ana membongkar buku mencari-cari doa yang boleh membuatkan hati ana kegembiraan ...

Alhamdulillah ana menjumpai beberapa doa..yang boleh meringankan kerungsingan ana ni.
surah sad:41(doa diringan dari penderitaan)
al-baqarah:286(doa terhindar daripada beban yg berat)
yunus:85-86(doa hindar dari fitnah)

Alhamdulillah lega sikit ana rasa..

Thursday, December 30, 2010

Sejarah Kelam Bola Sepak.altamatti.blogspot.com

Sejarah bola sepak bermula sejak daripada zaman Dinasti Han di China pada kurun ke-2 Sebelum Masehi. Ketika itu ia dimainkan oleh para tentera Dinasti Han sebagai aktiviti untuk mengekalkan kecergasan para tenteranya. Permainan tersebut dimainkan dengan cara menendang bola ke dalam jaring kecil. Orang-orang Greek dan Roman purba juga dicatatkan pernah bermain permainan seumpamanya yang melibatkan 27 orang.

Permainan ’sepak-menyepak’ di England dicatatkan seawal 1300-an, yang ketika itu hanya dimainkan dengan menendang kepala musuh yang dipancung. Pada zaman pertengahan, ia kemudiannya berkembang menjadi permainan bola yang membolehkan pemainnya menendang, menumbuk, menggigit dan memukul. Setelah permainan tersebut menjadi ganas, ia telah diharamkan oleh King Edward ke III, manakala di Scotland, King James I telah mengharamkannya pada 1424.

Pada 1815, sekolah terulung di Britain, Eton College telah memperkenalkan peraturan baru yang kemudiannya telah diikuti oleh semua sekolah dan Universiti di England. Idea ini kemudian telah dikembangkan oleh beberapa kelab bola sepak di London untuk menetapkan peraturan-peraturan baru tersebut di dalam permainan bola sepak. Ini membawa kepada mesyuarat bola sepak pertama di England pada 26 Oktober 1863 di sebuah Ibu pejabat Freemason yang terletak di Great Queen Street, London. Mesyuarat tersebut telah bersetuju untuk menubuhkan Persatuan Bola Sepak British. Sejak itu, pertandingan bola sepak mula diadakan di pelbagai peringkat.

Sehinggalah ke hari ini. England menjadi pusat pertandingan liga bola sepak yang terunggul di dunia. Hampir setiap pemain mengimpikan untuk bermain di sana. Apa tidaknya, di sinilah tempat kegemilangan, kecemerlangan dan keterbilangan bola sepak dunia. Tambahan lagi, negara ini pernah menjadi ’tuan’ kepada banyak negara lain, termasuklah Malaysia. Jadi tidak hairanlah jika negara ini cukup menarik perhatian ramai pemain mahupun peminat bolasepak, termasuk di tanahair. Yang hairannya, kaum Muslimin semacam lupa bahawa inilah negara pembunuh kedua terbesar umat Islam, selepas AS. Negara penyokong kuat AS dan senantiasa menanti peluang untuk menyembelih umat Islam.

’Bak Sihir yang Memukau’

Lenggok yang mempersonakan, kehebatan melepasi benteng pertahanan lawan, ketepatan penyudah merupakan aksi yang sentiasa dinanti-nantikan oleh para pencintanya. Penglihatan seolah-olah telah ‘digam’ di kaca TV ataupun skrin lebar. Hanya wisel separuh masa dan penamat sahaja yang dapat ‘menanggalkannya’. Bukan hanya seorang, tetapi berjuta-juta peminat terpukau dek pesona aksi bintang-bintang pujaan masing-masing. ’Benda bulat itu’ tidak mengenal manusia, muda atau tua, miskin atau kaya, hina atau mulia, yang berkulit hitam ataupun sawa, mereka akan setia menunggu setiap perlawanan, tidak kira apa waktunya. Semua kopi cap berjenama pasti laris untuk memastikan mata dapat disengkang di dalam masa sebulan ini, suatu amalan yang amat sukar dilakukan sebelum ini. Kesungguhan berjaga dan bangun malam ini amat menakjubkan! Alangkah baiknya jika senantiasa diamalkan oleh kaum Muslimin untuk bertahajjud dan bermunajat kepada Rabbnya.

’Aura’ temasya ini sangat berbeza dan jauh lebih hebat dari aura ’Akademi Fantasia’ ataupun ‘Malaysian Idol’. Ia seolah-olah telah berjaya meletakkan dunia di bawah pengaruhnya dengan pesona aksi pemain. Pemain-pemain ini tidak memerlukan mentera keramat untuk memukau. Mereka juga tidak perlu berada di hadapan mata para pencinta. Cukup sekadar menonton aksi menerusi paparan elektronik sudah memadai untuk ‘memukau’ jutaan manusia di seluruh dunia. Setiap mata begitu takut untuk berkelip terutama ketika aksi serangan dilakukan, semata-mata khuatir akan terlepas aksi menjaringkan gol. GOOOOOL!!! Itulah kata-kata yang mengakhiri sebuah penantian. Saat yang paling dinanti-nanti! Kata-kata yang menggembirakan hati musuh-musuh Allah dikala melihat dan mendengar ianya dilaungkan oleh umat Islam. Alangkah mulianya jika kaum Muslimin melaungkan takbir penyatuan dan kebesaran Allah, ALLAHU AKBAR!!!, di kala melihat kekejaman yang dilakukan oleh kaum kuffar ke atas saudaranya. Kata-kata yang paling dibenci dan ditakuti oleh musuh-musuh Allah. Itulah saat yang paling digeruni oleh Barat, apabila kaum Muslimin bangkit dari kealpaan mereka dan melafazkan apa yang pernah Rasulullah lafazkan!

Hari ini, fokus perbincangan umat Islam telah bertukar. Di mana-mana orang bercakap tentang bola, dari kedai kopi hinggalah ke pejabat menteri. ’Jatuh standard’ sekiranya tidak ikut serta dalam perbincangan, apatah lagi jika tidak mengetahui perkembangan-perkembangan terkini tentang perlawanan. Kejadian-kejadian lain yang menimpa umat Islam sudah tidak lagi menarik perhatian. Hidangannya telah basi dan perlu diketepikan, jika pun tidak dibuang. Gempa bumi di Yogyakarta, Indonesia, peristiwa pembunuhan di Iraq, Afghanistan, penderaan ke atas tahanan Islam di penjara Teluk Guatanamo, penghinaan ke atas Al-Qur’an, penghinaan ke atas Rasulullah dan banyak lagi peristiwa lainnya semakin pudar dari ingatan. Yang perlu diingat sekarang ialah keputusan-keputusan perlawanan terkini untuk menentukan pasukan mana yang akan berentap pada perlawanan akhir. Inilah yang paling dinanti – kemuncak kepada segala kealpaan. Berapa ramai yang akan mengambil cuti atau MC demi bola tercinta. Jika ada isteri yang ingin melahirkan anak sulung sekalipun, didoakan kepada Tuhan supaya tidak bersalin pada ketika ini, semata-mata tidak mahu terlepas dari ’kenikmatan dunia’ ini

Wahai kaum Muslimin! Jangan sekali-kali kamu terpukau dengan ’sihir’ baru ini sehingga melupakan kewajiban kamu, melupakan nasib yang menimpa saudara kamu. Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam menafikan seseorang itu sebagai sebahagian dari kaum Muslimin jika dia bangun pada pagi hari dan tidak menghiraukan apa yang telah berlaku ke atas saudara-saudaranya. Sabda baginda,

“Siapa sahaja yang bangun di pagi hari dan perhatiannya adalah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka ia tidak berurusan dengan Allah. Dan barangsiapa yang bangun dan tidak memperhatikan urusan kaum Muslimin, maka ia tidak termasuk sebahagian daripada mereka (kaum Muslimin)” [HR Hakim dan al-Khathib dari Hudzaifah ra]

Hukum ‘Lahwun’ dan ’Lahwun Munadzzomun’

Bola sepak merupakan suatu permainan am iaitu "Lahwun" dalam bahasa Arabnya. Penggunaan kata lahwun terdapat di dalam Al Quran dan Al-Hadis. Rasulullah SallaLlahu ‘alaihi wa Sallam pernah bersabda "Hendaklah kalian sentiasa berlatih memanah kerana ia merupakan sebaik-baik lahwun" [HR. Al-Bazzar, At- Thabrani dan Sa'ad]. Lahwun di sini membawa maksud permainan. Sedangkan dalam surah Luqman:6: "Dan di antara manusia ada orang-orang yang mempergunakan lahwal Hadis". Erti lahwun di sini adalah senda gurau (dalam konteks orang kafir yang mengolok-olokkan ayat-ayat Allah) . Erti yang mencakup seluruh makna lahwun di dalam Al-Quran dan Al-Hadis adalah menyibukkan diri dalam mengerjakan sesuatu yang dilarang (haram/makruh) atau melakukan permainan yang mubah (boleh) yang mengakibatkan seseorang menjauhkan diri dari aktiviti melaksanakan perkara yang wajib dan sunnah.

Dalam pandangan Islam, sukan termasuk lahwun yang diperbolehkan. Di dalam masalah ini jenis sukan yang diunjurkan oleh Islam adalah sukan yang tujuannya membina setiap muslim untuk menjadi seorang mujahid, misalnya berkuda, memanah, menembak, merejam lembing, renang, lari, gusti dan silat. Tentu sahaja semua ini dibolehkan selagi ia tidak mengakibatkan tertinggalnya suatu kewajiban. Imam As-Syathibi menyatakan: "Hiburan, permainan dan bersantai adalah mubah atau boleh asal tidak terdapat suatu perkara yang terlarang." Selanjutnya beliau juga menambahkan: "Namun demikian, perkara tersebut tercela dan tidak disukai oleh para ulama'. Bahkan mereka tidak menyukai seorang lelaki yang dipandang tidak berusaha untuk memperbaiki kehidupannya di dunia dan tempat kembalinya di akhirat kelak, kerana ia telah menghabiskan waktunya dengan berbagai macam kegiatan yang tidak mendatangkan suatu hasil duniawi atau ukhrawi." Sebagaimana sabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam satu Hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dengan sanad yang sahih: "Setiap permainan di dunia ini adalah batil kecuali tiga perkara: memanah, menjinakkan kuda dan bermain dengan isteri." Yang dimaksudkan dengan batil di sini ialah sia-sia atau yang seumpamanya, yang tidak berguna serta tidak menghasilkan buah yang dapat dipetik [lihat Al-Muwaafaqaat, Jilid l, m/s 84]. Selain yang dibolehkan, ada juga lahwun yang diharamkan oleh Islam seperti permainan judi dan juga apa-apa permainan mubah yang dibolehkan tetapi mengarah kepada yang haram atau meninggalkan kewajipan. Yang terakhir ini termasuk dalam kaedah syara': "Setiap sesuatu yang menghantarkan kepada yang haram, hukumnya haram ".

Lahwun munadzzomun (hiburan dan permainan yang terorganisasi) bermaksud suatu hiburan dan permainan yang telah diatur sedemikian rupa dengan pelbagai jenis program serta waktu penyelenggaraannya. Untuk itu maka dilantik beberapa orang pegawai, sehingga menjadi suatu misi penting menurut pandangan para pengaturnya. Cirinya yang paling menonjol adalah bersifat umum dan menyeluruh di pelbagai sektor kehidupan serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Ia memiliki tujuan yang dapat menimbulkan berbagai macam bahaya terhadap umat dengan tidak memerhatikan tolok ukur yang benar iaitu halal dan haram. Permainan ini mempunyai pasukan tertentu (misalnya 3, 6 atau 11 orang pemain), pelatih, pengurus pasukan untuk peringkat kampung, mukim, daerah, negeri hingga peringkat kebangsaan bahkan ke peringkat benua dan antarabangsa. Setiap peringkat mempunyai pegawai yang tetap, masa-masa latihan dan jadual pertandingan sesuai dengan turutan di atas. Setiap pasukan mempunyai penyokong yang setia yang akan menghabiskan seluruh tenaga dan wang hanya untuk menyaksikan aksi pasukan idola mereka dan seterusnya mengharap akan kemenangannya. Mereka bermain ataupun menonton tanpa mengendahkan hukum-hukum syara' baik dalam ucapan, tingkah laku, berpakaian (apatah lagi wanita), mahupun penggunaan waktu.

Yang lebih dasyat, lahwun munadzzomun ini merupakan permainan yang jelas-jelas berasaskan assabiyyah (kebangsaan) dan wathaniyyah (patriotisme). Setiap orang akan bermain mati-matian untuk mempertahankan tempat, negeri, negara atau bangsa masing-masing. Bagi penonton, mereka akan merasa puas dan bangga bila pasukan tempat/negara mereka mengalahkan pasukan dari negara atau bangsa lain. Bagi pemain, perasaan tersebut lebih ketara. Mereka benar-benar berjuang dan merasa puas dengan kemenangan yang dicapai ’demi membela kehormatan bangsa dan negara'. Inilah hakikat lahwun munadzzomun, satu keharaman yang jelas lagi nyata!.

Umat Islam seharusnya menyedari tentang fakta lahwun munadzzomun agar dapat menghadapi bahaya yang tersembunyi. Umat hendaklah menyedari bahawa permainan atau hiburan yang terorganisasi itu telah dirancang oleh musuh-musuh Islam dan memiliki tujuan-tujuan yang sangat merbahaya yang mengancam nilai kehidupan yang sangat berharga dan mulia iaitu Islam.. Umat juga hendaklah mengetahui siapakah di sebalik segala pandangan tersebut serta mengetahui bagaimana cara menghadapinya. Mungkin ada kebenarannya pernyataan dalam Protokol ke 13 dari Protocols of Zion (diterbitkan pertama kali oleh Prof. Sergyei Nihrs di Rusia pada tahun 1902) dengan jelas menyebut bahawa gerakan Zionisme merancang untuk mengundang masyarakat, melalui akhbar-akhbar ketika itu, untuk mengikuti pelbagai perlawanan dalam setiap jenis sukan yang sudah diprogramkan. Kesenangan baru tersebut secara pasti melenakan masyarakat dari masalah-masalah konflik politik dengan orang-orang Yahudi. Secara beransur-ansur perkara itu akan menghancurkan kekuasaan berfikir masyarakat. Dengan demikian akan menjadikan warga Zionis sebagai anggota masyarakat yang siap dengan konsep-konsep baru.

Khatimah

Wahai mereka yang terpesona! Ingatlah akan firman Allah, "Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya" [TMQ Al-Israa':36]. Janganlah kalian terpedaya dengan program-program kaum Kuffar yang cuba untuk melalaikan umat Islam terhadap segala kekejaman, penindasan dan pembunuhan yang telah mereka lakukan ke atas umat Islam. Sedarlah bahawa sudah sekian lama iaitu kira-kira 82 tahun umat Islam di dunia ini telah diperkotak-katikkan, diperbodoh-bodohkan dan dibunuh habis-habisan tanpa pembelaan akibat lenyapnya satu kekuasaan Islam yang bergelar Khilafah. Inilah kekuatan yang telah runtuh, diruntuhkan oleh kaum Kuffar dan agen mereka.

Wahai kaum Muslimin! Bayangkanlah sekiranya Rasulullah masih bersama kita, adakah Rasulullah akan merestui apa yang kita lakukan. Apakah perbuatan sesetengah kita yang begitu gilakan bola ini akan mendapat pujian dari Rasulullah? Atau adakah Rasulullah akan membiarkan umatnya tenggelam dalam pesona kegilaan ini? Pernahkah kita terfikir tentang apakah harapan Nabi Sallallahu ‘alaihi wa Sallam kepada umatnya di akhir zaman? Adakah baginda mengharapkan umat Islam menjadi ’kaki bola’? Atau sebaliknya Nabi Sallallahu ‘alaihi wa Sallam mengharapkan umat Islam berjuang untuk menegakkan semula Deen Allah di muka bumi ini? Junjungan kita begitu kasihkan kita dengan meletakkan setinggi-tinggi harapan agar kita benar-benar berpegang kepada Islam. Malangnya, sebahagian dari kaum Muslimin tidak mengasihi baginda sebagaimana yang baginda harapkan. Saudaraku, inilah harapan Rasulullulah kepada kalian semua – mengembalikan semula kehidupan Islam dengan jalan mendirikan Daulah Khilafah sebagaimana yang baginda telah wariskan kepada para Khulafa’ur-Rashidun...
Diambil dari mykhilafah.com

Ku dan Dier bersapa lagi...

Bismillahirrohmanirrohim..
Segala pujian hanya untuk Allah subhanawataala...

Hm..hari ni diizinkan Allah untuk ana menyapa akie tu lagi...
seperti biasa di alam maya facebook..

huhu...tak terlintas ape2 difikiran ana...pada ketika dan waktu itu...

hi3..then dier tanya ..sihat?
alhamdulillah...

lain syakartum lazidannakum...

pe tu? ana tanya..
Jika kamu bersyukur akan aku tambahkan nikmat....

=)
Bahasa Arab bahasa yang indah...
Bahasa kat Syurga nanti..

Ya Allah...moga ana menjadi pilihanMu mengenali bahasa ini..
Ameen....

Salam akidah..

Bismillahirrohmanirrohim..
Segala Pujian Hanya Bagi Allah subhanawataalah..

Ana senang berbicara dengan nya.Perkenalan kami bermula bila ia menyapa ana dengan salam akidah...
"Ukhtie nasihat ana jaga akidah ukhtie"..
Terasa semacam lain berbicara sebegitu,sepanjang ana bergaul di layar maya ini, terutama sekali di laman yang sungguh top..facebook.Tiada seorang pun yang menyapa ana dengan salam perkenalan dengan salam akidah..
Huhu..berbicara dengan akie ni...ana senang sekali.
2 kali ana menitiskan airmata
Pertama: Kerana dia menyentuh tentang kefahaman agama...
Ana sedih sangat kerana hanya Allah yang memberi kefahaman kepada orang yang dipilihnya.
Ana sedih kerana Allah tidak memilih ana lagi..siapakah tidak sedih?
Ia bermula bila ana tidak faham tentang topic yang dibincangkan..
Akhirnya...akie ini menyuruh ana..berdoa lah pada Allah..hanya Allah saja tempat pergantungan.
Tersentuhnya ana.....
Keduanya: Kerana menyentuh tentang akhlak rasululuallah saw..
Sekali lagi ana sedih dan menangis kerana mampukah ana menjadi contoh dan akhlak yang baik buat orang disekeliling ana?..
Persoalan yang banyak diajukan kepada diri ana sendiri...bukan orang lain...

Syukran ya akhie...(mhd.s)
Terima kasih Allah..
..............................................................walaupun ana lihat perihal dirinya melalui email shahkir90_micet@yahoo.com. mungkin ana meneka umurnya baru 20 tahun..
tapi matangnya dier berhujah dalam agama....

Alhamdulillah...Jika ana mampu begitu....Ya Allah moga ana pilihanMu.....
ameen..